Ever-power NM Coupling Co., LtdSolusi Kopling Fleksibel NM
Email Penjualan[email protected]

Deskripsi Produk

OEM Service HRC GR NM KC Shaft Coupling

KC Chain Couplings:

Nama Produk KC roller chain coupling
Bahan C45 steel
Part Number KCL3012-KC24026
Surface Treatment Hardening teeth
Ukuran lubang  Tersedia
Size Standard & Custom

Produk Utama:

1. Timing Belt Pulley (Synchronous Pulley), Timing Bar, Clamping Plate; 

2. Forging, Casting, Stampling Part; 

3. V Belt Pulley and Taper Lock Bush; Sprocket, Idler and Plate Wheel;Spur Gear, Bevel Gear, Rack;  

4. Shaft Locking Device: could be alternative for Ringfeder, Sati, Chiaravalli, Tollok, etc.; 

5. Shaft Coupling: including Miniature couplings, Curved tooth coupling, Chain coupling, HRC coupling, 
    Normex coupling, Type coupling, GE Coupling, torque limiter, Universal Joint;  

6. Shaft Collars: including Setscrew Type, Single Split and Double Splits; 

7. Gear & Rack: Spur gear/rack, bevel gear, helical gear/rack.

8. Other customized Machining Parts according to drawings (OEM) Forging, Casting, Stamping Parts.

 

Packaging & Shipping:

All the products can be packed in cartons,or,you can choose the pallet packing.

MADE IN CHINA can be pressed on wooden cases.Land,air,sea transportation are available.UPS,DHL,TNT,

FedEx and EMS are all supported.

Company Introduction:

Factory View:

Exhibition:

Sertifikasi:

 

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ):

1. MOQ

 A: Generally, 1 pc for standard parts; contact for nonstandard parts.

2. Delivery Time

 A: In stock: within 5 working days. Out of stock: depends on your order quantity.

3. Cara Memilih

 A: part number or drawing, catalogue. If no, you can send us your sample, so we can make the drawing and sample accordingly.

4: What is the Warranty for your products?

 A:Normally our warranty is 1 year.

 

Contacts:

 

 

 

Standar atau Nonstandar: Standar
Lubang Poros: 19-32
Torsi: 10-30N.M
Diameter Lubang: 19 mm
Kecepatan: 4000r/M
Struktur: Fleksibel
Contoh:
US$ 0.1/Set
1 Set(Min.Order)

|
Minta Sampel

Kustomisasi:
Tersedia

|

Permintaan Khusus

China Hot selling OEM Service HRC Gr Nm Kc Shaft Coupling  nm couplimg

kopling nm

Bagaimana perbandingan kinerja kopling fleksibel dengan jenis kopling lainnya?

Kopling fleksibel menawarkan keunggulan dan kekurangan yang berbeda dibandingkan dengan jenis kopling lainnya, sehingga cocok untuk aplikasi tertentu. Berikut perbandingan kopling fleksibel dengan jenis kopling lain yang umum digunakan dalam hal kinerja:

  • Sambungan Kaku:

Kopling kaku memiliki desain yang sederhana dan memberikan sambungan yang kokoh antara dua poros, memungkinkan transmisi torsi yang presisi. Kopling ini tidak menawarkan fleksibilitas dan tidak mampu mengkompensasi ketidaksejajaran. Akibatnya, kopling kaku memerlukan penyelarasan poros yang akurat selama pemasangan, dan setiap ketidaksejajaran dapat menyebabkan keausan dini dan peningkatan tekanan pada peralatan yang terhubung. Kopling kaku paling cocok untuk aplikasi di mana penyelarasan poros presisi, dan ketidaksejajaran minimal, seperti pada sistem yang sejajar dengan baik dengan rentang poros yang pendek.

  • Kopling Fleksibel:

Kopling fleksibel, seperti yang telah dibahas sebelumnya, unggul dalam mengkompensasi ketidaksejajaran antar poros. Kopling ini menawarkan kompensasi ketidaksejajaran sudut, paralel, dan aksial, mengurangi tekanan pada komponen yang terhubung dan memastikan transmisi daya yang lancar. Kopling fleksibel serbaguna dan dapat menangani berbagai aplikasi, dari tugas ringan hingga tugas berat, di mana ketidaksejajaran, peredaman getaran, atau penyerapan guncangan menjadi perhatian. Kopling ini memberikan solusi hemat biaya untuk banyak aplikasi industri, otomotif, dan permesinan.

  • Sambungan Oldham:

Kopling Oldham efektif dalam mengkompensasi ketidaksejajaran sudut sambil mempertahankan transmisi kecepatan konstan. Kopling ini menawarkan celah balik yang rendah dan isolasi listrik antar poros, sehingga cocok untuk kontrol gerak presisi dan aplikasi di mana interferensi listrik harus diminimalkan. Namun, kopling Oldham memiliki kapasitas terbatas untuk menangani ketidaksejajaran paralel atau aksial, dan mungkin tidak cocok untuk aplikasi dengan persyaratan torsi tinggi.

  • Kopling Roda Gigi:

Kopling roda gigi kokoh dan mampu menangani torsi tinggi, sehingga cocok untuk aplikasi tugas berat seperti pertambangan dan pabrik baja. Kopling ini menawarkan kompensasi ketidaksejajaran yang baik dan memiliki desain yang ringkas. Namun, kopling roda gigi relatif lebih mahal dan kompleks dibandingkan beberapa jenis kopling lainnya, dan mungkin menghasilkan lebih banyak kebisingan selama pengoperasian.

  • Kopling Cakram:

Kopling cakram memberikan kompensasi ketidaksejajaran yang sangat baik, termasuk ketidaksejajaran sudut, paralel, dan aksial. Kopling ini memiliki kekakuan torsi yang tinggi, sehingga ideal untuk aplikasi di mana transmisi torsi yang akurat sangat penting. Kopling cakram menawarkan inersia rendah dan cocok untuk aplikasi kecepatan tinggi. Namun, kopling ini mungkin lebih sensitif terhadap ketidaksejajaran poros selama pemasangan, sehingga memerlukan penyelarasan yang tepat untuk kinerja optimal.

  • Kesimpulan:

Pemilihan jenis kopling bergantung pada persyaratan spesifik aplikasi. Kopling fleksibel unggul dalam mengkompensasi ketidaksejajaran dan peredaman getaran, menjadikannya solusi serbaguna dan hemat biaya untuk banyak aplikasi. Namun, dalam situasi di mana torsi tinggi, presisi, atau isolasi listrik spesifik diperlukan, jenis kopling lain seperti kopling roda gigi, kopling cakram, atau kopling Oldham mungkin lebih sesuai. Pemilihan, pemasangan, dan perawatan kopling yang tepat sangat penting untuk memastikan kinerja dan keandalan optimal dalam sistem mekanis apa pun.

kopling nm

What are the differences between elastomeric and metallic flexible coupling designs?

Elastomeric and metallic flexible couplings are two distinct designs used to transmit torque and accommodate misalignment in mechanical systems. Each type offers unique characteristics and advantages, making them suitable for different applications.

Elastomeric Flexible Couplings:

Elastomeric flexible couplings, also known as flexible or jaw couplings, employ an elastomeric material (rubber or similar) as the flexible element. The elastomer is typically molded between two hubs, and it acts as the connector between the driving and driven shafts. The key differences and characteristics of elastomeric couplings include:

  • Kompensasi Ketidaksejajaran: Elastomeric couplings are designed to handle moderate levels of angular, parallel, and axial misalignment. The elastomeric material flexes to accommodate the misalignment while transmitting torque between the shafts.
  • Peredaman Getaran: The elastomeric material in these couplings offers excellent vibration dampening properties, reducing the transmission of vibrations from one shaft to another. This feature helps protect connected equipment from excessive vibrations and enhances system reliability.
  • Penyerapan Beban Kejut: Elastomeric couplings can absorb and dampen shock loads, protecting the system from sudden impacts or overloads.
  • Cost-Effective: Elastomeric couplings are generally more cost-effective compared to metallic couplings, making them a popular choice for various industrial applications.
  • Simple Design and Installation: Elastomeric couplings often have a straightforward design, allowing for easy installation and maintenance.
  • Lower Torque Capacity: These couplings have a lower torque capacity compared to metallic couplings, making them suitable for applications with moderate torque requirements.
  • Common Applications: Elastomeric couplings are commonly used in pumps, compressors, fans, conveyors, and other applications that require moderate torque transmission and misalignment compensation.

Metallic Flexible Couplings:

Metallic flexible couplings use metal components (such as steel, stainless steel, or aluminum) to connect the driving and driven shafts. The metallic designs can vary significantly depending on the type of metallic coupling, but some general characteristics include:

  • High Torque Capacity: Metallic couplings have higher torque transmission capabilities compared to elastomeric couplings. They are well-suited for applications requiring high torque handling.
  • Kompensasi Ketidaksejajaran: Depending on the design, some metallic couplings can accommodate minimal misalignment, but they are generally not as flexible as elastomeric couplings in this regard.
  • Stiffer Construction: Metallic couplings are generally stiffer than elastomeric couplings, offering less vibration dampening but higher torsional stiffness.
  • Compact Design: Metallic couplings can have a more compact design, making them suitable for applications with limited space.
  • Higher Precision: Metallic couplings often offer higher precision and concentricity, resulting in better shaft alignment.
  • Higher Cost: Metallic couplings are typically more expensive than elastomeric couplings due to their construction and higher torque capacity.
  • Common Applications: Metallic couplings are commonly used in high-speed machinery, precision equipment, robotics, and applications with high torque requirements.

Ringkasan:

In summary, the main differences between elastomeric and metallic flexible coupling designs lie in their flexibility, torque capacity, vibration dampening, cost, and applications. Elastomeric couplings are suitable for applications with moderate torque, misalignment compensation, and vibration dampening requirements. On the other hand, metallic couplings are chosen for applications with higher torque and precision requirements, where flexibility and vibration dampening are less critical.

kopling nm

Bahan apa saja yang umum digunakan dalam pembuatan kopling fleksibel?

Kopling fleksibel diproduksi menggunakan berbagai macam material, yang masing-masing menawarkan sifat dan karakteristik berbeda yang sesuai untuk aplikasi tertentu. Pilihan material bergantung pada faktor-faktor seperti persyaratan aplikasi, kondisi lingkungan, kapasitas torsi, dan fleksibilitas yang diinginkan. Berikut adalah beberapa material yang umum digunakan dalam pembuatan kopling fleksibel:

  • Baja: Baja merupakan material yang banyak digunakan dalam kopling fleksibel karena kekuatan, daya tahan, dan kemampuan transmisi torsi yang sangat baik. Kopling baja cocok untuk aplikasi industri tugas berat dengan kebutuhan torsi tinggi dan kondisi operasi yang keras.
  • Baja tahan karat: Baja tahan karat sering digunakan untuk pembuatan sambungan fleksibel di lingkungan dengan potensi korosi yang tinggi. Sambungan baja tahan karat menawarkan ketahanan yang sangat baik terhadap karat dan unsur korosif lainnya, sehingga ideal untuk aplikasi di bidang kelautan, pengolahan makanan, dan industri kimia.
  • Aluminium: Kopling aluminium ringan, memiliki inersia rendah, dan memberikan keseimbangan yang sangat baik. Kopling ini umum digunakan dalam aplikasi di mana pengurangan bobot sangat penting, seperti di bidang kedirgantaraan dan robotika.
  • Kuningan: Sambungan kuningan dikenal karena konduktivitas listriknya dan digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan pentanahan listrik atau isolasi listrik, seperti pada mesin industri atau peralatan elektronik tertentu.
  • Besi cor: Sambungan besi cor menawarkan kekuatan dan daya tahan yang baik dan sering digunakan dalam aplikasi industri di mana ketahanan terhadap beban kejut dan getaran sangat diperlukan.
  • Plastik/Polimer: Beberapa sambungan fleksibel menggunakan polimer atau plastik berkinerja tinggi, seperti poliuretan atau nilon. Material ini memberikan fleksibilitas yang baik, gesekan rendah, dan ketahanan terhadap bahan kimia. Sambungan plastik cocok untuk aplikasi di mana ketahanan terhadap korosi dan bobot ringan sangat penting.
  • Elastomer: Elastomer digunakan sebagai elemen fleksibel dalam banyak kopling fleksibel. Material seperti karet alam, neoprena, atau uretan umumnya digunakan sebagai elemen penyangga elastomer, yang memberikan fleksibilitas dan sifat peredaman getaran.

Pemilihan material sambungan bergantung pada kebutuhan spesifik aplikasi. Misalnya, aplikasi berkinerja tinggi dan tugas berat mungkin memerlukan sambungan baja atau baja tahan karat karena kekuatannya, sedangkan aplikasi di mana pengurangan berat sangat penting mungkin mendapat manfaat dari sambungan aluminium atau polimer. Selain itu, pilihan material dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kisaran suhu, paparan bahan kimia, dan persyaratan listrik di lingkungan operasi aplikasi.

Para produsen biasanya menyediakan spesifikasi material untuk kopling mereka, membantu pengguna membuat keputusan yang tepat berdasarkan tuntutan spesifik dari aplikasi mereka.

China Hot selling OEM Service HRC Gr Nm Kc Shaft Coupling  nm couplimgChina Hot selling OEM Service HRC Gr Nm Kc Shaft Coupling  nm couplimg
editor by CX 2023-08-16